Makassar, Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Pemerintah dalam pengelolaan sampah, Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, Pengurus Daerah II KODAU II (Bakorda Makassar) TNI AU mengikuti gelaran pengelolaan sampah di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi Maluku -KLH/BPLH pad Kamis (6/11).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ny. drg.Rr. Indria Estrelita yang mewakili Ketua Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, Pengurus Daerah II KODAU II (Bakorda Makassar) Ny. Siska Deni Hasoloan S diikuti oleh puluhan anggota PIA Ardhya Garini. Kegiatan ini merupakan realisasi komitmen organisasi wanita dari TNI AU untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan lestari yang lebih baik, dimulai dari lingkup jajaran keluarga besar TNI Angkatan Udara.

PIA Ardhya Garini Berperan Aktif Mewujudkan Kelestarian Lingkungan Hidup
Dalam sambutannya, Ketua Seksi Sosial Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, Pengurus Daerah II KODAU II (Bakorda Makassar) menekankan pentingnya peran para istri anggota TNI AU sebagai agen perubahan di lingkungan rumah tangga.
“Hari ini kami datang dengan semangat besar untuk memahami secara komprehensif tentang sampah dan solusinya. Kami membawa filosofi ‘One day one action, think globally act locally.’ Ini tentang dimulainya dari hal kecil, dari rumah kita sendiri, untuk menciptakan bumi yang lebih baik,” jelas Ny. drg.Rr. Indria Estrelita.

PIA Ardhya Garini memandang bahwa peran ibu rumah tangga sangat krusial dalam memilah dan mengurangi volume sampah harian. Sesuai program kerja dari pusat terkait program go green.
“Setelah berbagi ilmu dan berbagi pengalaman bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi Maluku-KLH/BPLH sehingga kita tahu bahwa sampah ini merupakan PR kita bersama. Bagaimana pengelolaan sampah yang paling sederhana dulu dari dari skala terkecil yaitu di rumah tangga,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut Ny. drg.Rr. Indria Estrelita bahwa hal tersebut menggerakkan kami semua untuk mencari dan berbagi ilmu dari sumber yang tepat. “Sebagai tujuan apa yang kita bisa ketahui dan apa saja yang harus kita lakukan dengan baik untuk bumi kita,” pesannya.
Empat Pilar Pengelolaan Sampah untuk Lingkungan Lestari
Sementara itu, Mewakili Kepala Pusat Pengendalian LH SUMA-KLH, Kasubbag TU Pusdal LH SUMA Rina Triany S.E., M.A.P. dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas inisiatif kolaborasi dari PIA Ardhya Garini.

“Kami sangat bangga atas atensi dan perhatian penuh dari jajaran Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, Pengurus Daerah II KODAU II (Bakorda Makassar). ini merupkan contoh sinergi yang luar biasa antara instansi dan organisasi pendamping. Saatnya kita semua memikirkan bagaimana caranya memilah dan mengurangi sampah terutama dari lingkungan terkecil kita. ‘Think Green, Act Now,'” ujar Rina Triany.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai tadi berfokus pada 4 (empat) pilar kegiatan praktis atau ‘best practice’ yang dapat diterapkan di lingkungan kita, yaitu;
- Bank Sampah: Pengelolaan sampah bernilai ekonomi dengan prinsip’ Economy Circular’ merubah sampah bernilai ekonomi.
- Budidaya Maggot: Pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik dari sisa makanan atau bahan organik dari sampah dapur.
- Biopori: Teknik resapan air dan penyubur tanah di lingkungan sekitar rumah atau kompleks.
- Kompos: Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik untuk penghijauan tanaman

Kegiatan ini diharapkan dapat mentransformasi peran dari jajaran Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, Pengurus Daerah II KODAU II (Bakorda Makassar). Tidak hanya sebagai pendukung tugas suami, tetapi juga sebagai Garda Terdepan dalam mewujudkan keluarga TNI AU yang peduli dan tangguh secara ekologis dalam melestarikan bumi sebagai warisan generasi penerus Bangsa.

