Sinergi Menjaga Alam, Aksi Bersih Camping Ground Lembanna Berhasil Kumpulkan 389 Kg Sampah

GOWA – Sebanyak 110 peserta yang terdiri dari jajaran instansi lingkungan hidup, pemerintah setempat, hingga komunitas pecinta alam menggelar Gerakan Aksi Bersih (Korve) di kawasan Camping Ground Lembanna, Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi sebagai tindak lanjut dari perubahan jadwal undangan kampanye lingkungan ini memfokuskan sasarannya pada pembersihan sampah anorganik yang kerap mencemari kawasan wisata alam.

Aksi lingkungan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pusdal LH Sulawesi dan Maluku (Suma) yang diwakili oleh Kabidwil II, Arnianah Alwi, S.Si, M.Si dan Kasubag T.U, Rina Triany, M, S.E, M.A.P. Kehadiran mereka didampingi oleh staf Bidang Wilayah 2 dan Tata Usaha. Turut memberikan kontribusi nyata, Dharma Wanita Pusdal LH yang dipimpin langsung oleh drg. Sukreni Abdullah, M.KEs beserta anggotanya terjun langsung melakukan pembersihan.

Tak hanya dari Pusdal LH, sinergi ini juga melibatkan Kantor BKSDA yang dihadiri oleh Mustari Sitepu, S.HUt, M.Sc, IPM, staf Bapedas Sulawesi Selatan, serta Balai Gakum Sulawesi yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha Raden Roro Ruri Triana, SE beserta jajaran. Dukungan dari pemerintah wilayah setempat juga ditunjukkan dengan kehadiran Lurah Pattapang, Bapak Alimin ST, yang bahu-membahu bersama para pecinta alam sekitar Lembanna.

 

Fokus utama aksi ini adalah penanganan sampah anorganik, seperti plastik dan botol minuman, yang kerap menjadi masalah di area perkemahan. Dari hasil penyisiran di lapangan, berhasil dikumpulkan :

Volume Sampah: 389 Kilogram

Jumlah Kemasan: 35 Kantong Sampah Besar

Jenis Sampah: Anorganik (Plastik dan Botol Minuman)

Seluruh sampah yang terkumpul kemudian ditimbang dan diserahkan kepada petugas kebersihan untuk diangkut ke Bank Sampah yang berada di wilayah Lembanna untuk dikelola lebih lanjut sesuai dengan prinsip daur ulang. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan fisik lingkungan, namun juga sebagai kampanye edukatif bagi para pengunjung TWA Malino agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah pribadi mereka. Sinergi antar instansi dan masyarakat diharapkan dapat menjaga marwah Malino sebagai paru-paru Sulawesi Selatan yang bersih dan lestari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *