Makassar — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Idha 1447 H, Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban di halaman kantor, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Pusdal LH Suma, Dr. Azri Rasul SKM, M.Si, M.H., bersama jajaran pejabat fungsional, Kasubag Tata Usaha Rina Triany M., S.E., M.A.P., staf pelaksana serta seluruh pihak yang terlibat dalam kongsi hewan qurban.

Kepala Pusdal LH Suma, Dr. Azri Rasul, menyatakan bahwa penyelenggaraan qurban merupakan tradisi tahunan yang tak hanya bernilai ritual tetapi juga sosial. “Penyembelihan hewan qurban ini bukan sekadar pemenuhan tradisi keagamaan, melainkan bentuk konkrit kepedulian kita terhadap sesama. Daging qurban akan didistribusikan kepada pegawai dan masyarakat sekitar sebagai upaya meringankan beban mereka serta mempererat tali persaudaraan antarwarga,” ujar Dr. Azri.
Kegiatan dilaksanakan di halaman belakang kantor Pusdal LH Suma yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM.17, Makassar. Panitia memastikan proses penyembelihan serta penanganan daging mengikuti ketentuan syariat dan standar kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan dikawal protokol kebersihan dari awal penyembelihan hingga pengemasan daging untuk distribusi.

Hewan qurban kali ini terdiri dari 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang disumbangkan oleh pegawai Pusdal LH Suma. Setelah penyembelihan, daging dipotong dan dibagi dalam paket atau wadah guna ulang untuk dibagikan kepada pegawai, warga sekitar kantor yang telah didata. Pembagian dilakukan secara adil dan transparan agar manfaat qurban dapat dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

Dr. Azri menambahkan bahwa momentum Idul Idha menjadi waktu tepat untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dan sosial kepada seluruh staf. “Sebagai institusi yang bergerak di bidang pengendalian lingkungan hidup, kami juga ingin menekankan pentingnya praktik kebersihan dan manajemen limbah yang baik selama kegiatan seperti ini. Semua limbah organik diolah sesuai prosedur agar tidak menimbulkan dampak lingkungan,” kata Dr. Azri.

Selain aspek distribusi, kegiatan qurban juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi internal. Para pejabat fungsional dan staf tampak bergotong-royong, mulai dari penyembelihan hingga pengemasan daging qurban memperkuat kebersamaan antarpegawai. Kasubag Tata Usaha, Rina Triany, menuturkan bahwa antusiasme pegawai tinggi dan semua tugas pembagian telah diatur sesuai data penerima manfaat.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga sekitar yang menyambut penyaluran daging qurban dengan rasa syukur. Panitia berkomitmen agar pelaksanaan tahun-tahun berikutnya terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah hewan qurban maupun efisiensi distribusi kepada pihak yang membutuhkan.

Penutupan kegiatan dilakukan setelah semua hewan qurban disembelih, daging dipotong serta terdistribusi sesuai daftar. Pusdal LH Suma menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian dari program pembinaan sosial organisasi sekaligus wujud nyata pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

