BKKBN Maluku Dorong pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga Lewat Sosialisasi Harganas – 33

MALUKU, – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Maluku Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Maluku melaksanakan kegiatan “SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH KELUARGA” supaya mengajak setiap keluarga menjadi pelopor perubahan dalam mengatasi persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan.

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring (Zoom) pada kamis siang, 14:00 WITA sampai selesai di Kantor BKKBN provinsi Maluku.

 

Adapun pada kegiatan tersebut menggusung tema “Membangun Budaya Cinta lingkungan Melalui Pengelolaan Sampah Keluarga

 

Hadir pada kegiatan tersebut, Dr. Edy Setiawan, S,Si, M,Sc., M.S.E., Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, hadir pula Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Maluku Dr. sc. agr. drh. Faradilla Attamimi, MTAPSc., kemudian hadir sebagai Narasumber, Kapusdal LH SUMA, Dr.Azri Rasul S.K.M, M.Si, M.H  bersama BRI/BFA, Kota Ambon, Novita Widia Yurah serta Kabidwil III Suwardi, S.T.P, M.S.i, serta beberapa Pejabat dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut pemerintah berkomitmen akan mewujudkan Sosialisasi lewat Pengolahan Sampah Keluarga yang diikuti Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan masyarakat dari 11 kabupaten/kota di Maluku. Tak sekadar memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal membangun gerakan pembentukan bank sampah berbasis keluarga di seluruh wilayah Maluku.

 

Pada sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE., menegaskan bahwa perubahan besar dalam mengatasi krisis sampah harus dimulai dari rumah.

“Kalau ingin Maluku bersih, mulailah dari keluarga. Penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga adalah ujung tombak yang akan mengedukasi masyarakat agar pengelolaan sampah menjadi budaya, bukan sekadar kebiasaan sesaat,” tegasnya Dr, Edi Setiawan.

 

Menurut Edi, keluarga bukan hanya tempat membangun generasi berkualitas, tetapi juga menjadi sekolah pertama untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang selama ini dipandang sebagai masalah justru bisa diubah menjadi peluang ekonomi melalui pengelolaan yang tepat.

 

Kemudian kegiatan dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Maluku, Dr. sc. agr. drh. Faradilla Attamimi, MTAPSc, menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, membangun kebiasaan mengelola sampah sejak dari rumah merupakan investasi penting bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang.

 

Ia mengajak masyarakat menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) melalui pengomposan, pembuatan eco enzyme, hingga eco brick yang tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi.

 

Sementara itu Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Dr. Azri Rasul, S.K.M, M.Si., M.H., mengingatkan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk terus meningkatkan volume sampah, sedangkan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) semakin terbatas.

 

Karena itu, menurutnya, pola lama “kumpul-angkut-buang” harus segera ditinggalkan dan diganti dengan pengurangan sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga,” tegas Dr Azri Rasul.

 

Kegiatan tidak hanya menyampaikan teori tetapi juga merencanakan langkah konkret, pembentukan bank sampah berbasis keluarga, pelatihan lanjutan di tingkat Kabupaten/Kota, dan pengembangan jejaring  pemasaran produk daur ulang. Dengan melibatkan BRI/BFA, diharapkan ada akses pembayaan mikro atau mekanisme tabungan hasil bank sampah untuk mendukung usaha keluarga.Jika dijalankan konsisten pendekataan ini dapat mengurangi beban TPA.

 

Melalui momentum Harganas ke-33, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Maluku berharap lahir gerakan nyata yang melibatkan keluarga, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, pemerintah daerah, hingga seluruh masyarakat untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya bersama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi Kami
Halo Pusdal LH Suma
Tulis Pesan Anda
Halo dan selamat datang. Ada yang bisa saya bantu?