Bitung, 20 Juli 2026 – Bidang Wilayah I Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku menyelenggarakan Workshop Optimalisasi Peran Anggota PKK dan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga di Kantor Camat Ranowulu, Kota Bitung, Senin (20/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota PKK dan masyarakat dalam mendukung pengurangan sampah dari sumber melalui pengelolaan sampah rumah tangga.
Workshop diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Dinas Pertanian Kota Bitung, anggota TP PKK Kota Bitung, serta masyarakat dari tujuh kelurahan di Kecamatan Ranowulu. Kegiatan dibuka dengan laporan penyelenggaraan yang menyampaikan bahwa workshop ini diinisiasi oleh Bidang Wilayah I Pusdal LH Sulawesi dan Maluku sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Dalam arahannya, Kepala Bidang Wilayah I Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Andi Samra Salam, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya sebagai solusi mengatasi kondisi darurat sampah nasional. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah paradigma bahwa TPA hanya diperuntukkan bagi sampah residu, sehingga pengurangan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga.

Workshop menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, TP PKK Kota Bitung, dan Bidang Wilayah I Pusdal LH Sulawesi dan Maluku dengan materi sebagai berikut:
- Kebijakan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Bitung, disampaikan oleh Merianti Dumbela, S.E., M.A.P., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung. Materi membahas kondisi persampahan Kota Bitung, implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah, serta pentingnya pengawasan pengelolaan sampah hingga tingkat kelurahan.
- Pengelolaan Sampah Organik, disampaikan oleh Ellen Honandar Sondakh, S.E., Ketua TP PKK Kota Bitung. Materi menjelaskan konsep pengurangan sampah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), tahapan pembuatan kompos menggunakan metode lubang sampah organik, serta praktik pembuatan kompos secara langsung.
- Implementasi Kebijakan Nasional dalam Penanganan Sampah di Tingkat Rumah Tangga, disampaikan oleh Try Novianto Widodo, S.T., M.Si., Bidang Wilayah I Pusdal LH Sulawesi dan Maluku. Materi membahas regulasi nasional pengelolaan sampah, kondisi persampahan Kota Bitung, pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, B3, dan residu, serta pengelolaan sampah rumah tangga melalui pengomposan dan bank sampah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai permasalahan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat, termasuk pengangkutan sampah, pengelolaan TPS, teknik pembuatan kompos yang baik, serta optimalisasi pemilahan sampah dari rumah tangga.

Melalui workshop ini diharapkan anggota PKK dan masyarakat Kota Bitung semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga sehingga mampu mengurangi timbulan sampah dari sumber dan mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Bitung.

