Makassar, Suasana Ruang Rapat Bangun Praja, Makassar, pada Rabu pagi (4/3) tampak berbeda. Bukan sekadar rapat koordinasi biasa, seluruh jajaran Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi Maluku – KLH/RI (Pusdal LH SUMA) berkumpul untuk menyatukan barisan dalam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pusdal LH Suma untuk naik kelas dari Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Untuk memperkuat langkah tersebut, dihadirkan pula “saudara dari instansi BPKH Wilayah VII – Kementerian Kehutanan, guna berbagi resep sukses Zona Integritas WBK dan WBBM
Kepala Pusdal LH Suma, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., dalam arahannya menyampaikan pesan yang menyentuh sisi personal setiap pegawai. Baginya, Zona Integritas bukan hanya soal angka penilaian KemenPAN-RB, melainkan soal martabat dan budaya kerja sehari-hari.
“Kita ingin membumikan nilai integritas ini. Bukan hanya struktural, JF, pelaksana, tapi sampai ke rekan-rekan tim securty, driver, hingga cleaning service. yang harus paham bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Ini adalah wujud komitmen cinta kita kepada negara,” ungkap Dr. Azri Rasul didampingi Kepala Subbag TU Pusdal LH SUMA-KLH Rina Triany S.E., M.A.P

Ia juga mengingatkan bahwa status kantor yang kini masuk dalam nominasi enam besar WBK nasional harus dibarengi dengan perubahan mindset. “Target kita 2026 adalah WBBM. Itu artinya pelayanan kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik,” tambahnya.
Semangat perubahan ini dipertegas dengan paparan dari Kasubbag TU BPKH VII Kemenhut, Ramlahwati Rail, S.Hut
Ia membagikan pengalaman inspiratif tentang inovasi “Polman” (Pelayanan Online) dan “Selayar” (Sejam Layanan Kelar). Menurutnya, kunci keberhasilan Zona Integritas terletak pada 3 (tiga) pilar: Kontrol, Komitmen, dan Kontinyu.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama. Satu per satu ASN dan PPNPN membubuhkan tanda tangan, sebuah simbol janji diri untuk menjaga kebersihan birokrasi dari praktik gratifikasi dan kecurangan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Kepala Bidang Wilayah lingkup Pusdal LH SUMA – KLH/BPLH serta Balai Gakkum LH Sulawesi – KLH/BPLH beserta jajaran. Kegiatan ini ditutup dengan sesi buka puasa bersama. Di atas meja hidangan yang sederhana, sekat-sekat jabatan mencair, memperlihatkan sisi humanis organisasi yang tengah berjuang membangun sistem yang lebih baik demi lingkungan hidup di wilayah Sulawesi dan Maluku.


