Maros, Dalam rangka memperkuat aksi nyata pelestarian lingkungan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusdal LH Sulawesi dan Maluku- Sekretariat Utama, KLH/BPLH bersama jajaran Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, serta Japfa Food PT. Ciomas Adisatwa menggelar “Aksi Bersih Serentak dan Penanaman Pohon”. Kegiatan berlangsung pada Jumat (12/12) di area Japfa Food, PT. Ciomas Adisatwa, Jl. H. Bohari, Dusun Makuring, Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Aksi Lingkungan
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, Ibu drg. Hj. Sukreni Abdullah, M.Kes, bersama puluhan anggota. Hal ini menunjukkan kuatnya komitmen dan peranan organisasi perempuan dalam kegiatan lingkungan.
“Teruslah menjadi perempuan tangguh untuk Indonesia, Bersama-sama kita kuat, Membangun dan mengabdi untuk Indonesia tercinta,” pesan Ketua DWP Pusdal LH Sulawesi dan Maluku

Kehadiran jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusdal LH Sulawesi dan Maluku yang tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai motor penggerak yang mampu menginspirasi masyarakat, terutama kepada kaum perempuan untuk lebih peduli pada sektor kebersihan dan pelestarian alam. Selain itu, dukungan penuh dari organisasi perempuan memberi warna tambahan pada kegiatan nyata berbasis partisipasi publik untuk masyarakat.

Turut hadir mewakili Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Kepala Subbag TU, Rina Triany Muchsin, S.E., M.A.P., bersama jajaran TU. Kehadirannya memperkuat pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari program pendampingan dan pembinaan lingkungan hidup. Pada aksi ini hadir juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maros, Andi Irfan Paharuddin, S.STP., M.H. dan General Manager Japfa Food PT. Ciomas Adisatwa, Ady Armin Amiruddin, S.T. yang memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan harmonis dan berdampak luas untuk masyarakat.

Aksi Bersih Serentak: Setengah Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyisir area sekitar fasilitas perusahaan dan lingkungan sekitarnya. Para peserta bergerak serentak ke titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah dan berhasil mengumpulkan sekitar 540 kilogram lebih sampah non-organik, seperti; plastik, botol, kemasan sachet hingga material residu lainnya. Jumlah ini mengindikasikan tingginya volume sampah di sekitar kawasan, sekaligus menunjukkan urgensi penanganan sampah secara terpadu dan berkesinambungan.

Selain menghasilkan volume sampah yang signifikan, kegiatan ini juga memberikan edukasi langsung kepada peserta mengenai pentingnya pemilahan, pengurangan sampah, serta kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Melalui aksi bersih ini, seluruh pihak menyadari bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan kolektif dari pemerintah, masyarakat, dan sektor industri.

Bulan Menanam Pohon Nasional, untuk Lingkungan yang Lebih Hijau dan Lestari
Setelah aksi bersih, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon. Dengan semangat Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 November setiap tahunnya dan berlanjut sepanjang bulan Desember sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional. Kegiatan ini mempunyai makna dalam menumbuhkan budaya menanam dan memelihara pohon demi kelestarian lingkungan, mitigasi bencana, dan menjaga ekosistem. Sekaligus Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pohon bagi kehidupan dan lingkungan.

Selain menciptakan manfaat ekologis, Hal tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga keberadaan tanaman sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Pohon-pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian lahan dan manfaat ekologis, seperti kemampuan menyerap karbon, memberikan keteduhan, serta menjaga keseimbangan ekosistem lokal. Penanaman pohon ini menjadi simbol harapan bahwa lingkungan yang bersih harus diimbangi dengan penyediaan ruang hijau yang berkelanjutan.

Aksi ini juga menegaskan sinergitas kolaborasi aksi yang berkelanjutan antara Pusdal LH, DWP, DLH Maros, dan Japfa Food dalam mendukung program rehabilitasi lingkungan.
Semangat Kolaborasi untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Dalam sambutannya, Kasubbag TU Pusdal LH SUMA-KLH, Rina Triany menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi bersih, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan yang konsisten.
“Kolaborasi antarinstansi, dunia usaha, dan organisasi perempuan menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Kegiatan semacam ini diharapkan memicu kegiatan serupa di wilayah lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis LH Kabupaten Maros, Andi Irfan Paharuddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa DLH Maros intens berkolaborasi dalam aksi keberlanjutan lainnya, baik dalam penanganan sampah maupun disektor ruang terbuka hijau atau RTH.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai sangat penting untuk mempercepat capaian target lingkungan daerah,” kuncinya.

Langkah Nyata Menuju Maros yang Bersih dan Berkelanjutan
Kegiatan Aksi Bersih Serentak dan penanaman pohon ini menjadi momentum penting sekaligus bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Dengan terkumpulnya hampir setengah ton sampah non-organik dan terlaksananya penanaman pohon, kegiatan ini memberikan dampak langsung sekaligus pesan kuat mengenai urgensi menjaga lingkungan.

Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan Kabupaten Maros yang lebih bersih, asri, dan berkelanjutan. Aksi ini menjadi langkah awal dari banyak kegiatan lingkungan yang diharapkan terus berlanjut di masa depan, memperkuat transformasi ekologis yang menyeluruh di wilayah Maros dan sekitarnya pada khususnya dan Provinsi Sulawesi Selatan pada umumnya.


