Palu — Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung agenda perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi Kepala Pusdal LH Suma, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., ke Universitas Tadulako (Untad) yang diterima langsung oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., serta dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Mohamad Arif, S.STP., M.Si., dan segenap civitas akademika Universitas Tadulako.
Kunjungan koordinasi ini bertujuan untuk melakukan penyelarasan rencana kegiatan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi di bidang lingkungan hidup. Adapun agenda utama pertemuan meliputi persiapan pelaksanaan orasi ilmiah Menteri Lingkungan Hidup yang dijadwalkan pada 18 Desember 2025, serta pembahasan peluang kerja sama antara Pusdal LH Suma dengan Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Tadulako.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Pusdal LH Suma Dr. Azri Rasul menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis Kementerian Lingkungan Hidup dalam mendukung perumusan dan implementasi kebijakan lingkungan hidup yang berbasis ilmu pengetahuan. Menurutnya, tantangan lingkungan yang semakin kompleks membutuhkan dukungan riset, kajian akademik, serta inovasi yang dihasilkan oleh dunia pendidikan tinggi.
“Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi sangat penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Universitas Tadulako memiliki potensi besar, khususnya melalui Fakultas Teknik Lingkungan, untuk berkontribusi dalam penyediaan data, kajian, dan pengembangan solusi lingkungan yang aplikatif,” ujar Dr. Azri Rasul.

Lebih lanjut disampaikan bahwa rencana orasi ilmiah Menteri Lingkungan Hidup di Universitas Tadulako diharapkan dapat menjadi forum strategis untuk menyampaikan arah kebijakan nasional di bidang lingkungan hidup kepada sivitas akademika. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta mendorong peran aktif mahasiswa dan dosen dalam mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Menteri Lingkungan Hidup di Universitas Tadulako. Selain itu, Ia menegaskan komitmen Universitas Tadulako untuk terus mendukung program dan kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup melalui penguatan peran akademik.
“Universitas Tadulako sangat mengapresiasi kedatangan Menteri Lingkungan Hidup di Universitas kami, dan kami siap berkontribusi dalam mendukung agenda lingkungan hidup melalui pengembangan riset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan daerah,” ungkap Rektor Untad.

Pada kesempatan tersebut, dibahas pula peluang kerja sama yang lebih konkret antara Pusdal LH Suma dan Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Tadulako, antara lain dalam bentuk dukungan kajian teknis, penelitian terapan, pemanfaatan data dan informasi lingkungan, serta penguatan kapasitas aparatur dan mahasiswa. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data dan bukti ilmiah (evidence-based policy).
Sementara itu, Kepala DLH Kota Palu, Mohamad Arif, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi dan Pusdal LH Suma sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai isu lingkungan di daerah, seperti pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan. Dukungan akademik dinilai penting untuk memperkuat perencanaan dan pelaksanaan program lingkungan di tingkat daerah.
“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola lingkungan hidup secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pertemuan koordinasi berlangsung secara dialogis dengan melibatkan segenap civitas akademika Universitas Tadulako. Berbagai masukan, gagasan, dan pandangan strategis disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama ke depan, baik dalam bentuk kegiatan bersama, dukungan akademik, maupun pengembangan inovasi lingkungan.
Selain pertemuan koordinasi di lingkungan kampus, Kapusdal LH Suma bersama rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pengelolaan lingkungan di Kota Palu, yaitu Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Hunian Tetap (Huntap) Tondo 1 dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kawatuna.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan sumber daya lingkungan di tingkat tapak. Di TPS 3R Huntap Tondo 1, rombongan meninjau sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dinilai berperan penting dalam mengurangi timbulan sampah serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan permukiman.

Sementara itu, di TPA Kawatuna, Kapusdal LH Suma meninjau pengelolaan sampah serta pemanfaatan gas metan yang dihasilkan dari timbunan sampah. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Azri Rasul mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Palu dan DLH Kota Palu dalam memanfaatkan gas metan sebagai sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh warga Huntap Tondo 1.

Pemanfaatan gas metan tersebut dinilai sebagai praktik baik (best practice) dalam pengelolaan TPA, karena tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Kapusdal menegaskan bahwa upaya seperti ini sejalan dengan prinsip pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Pemanfaatan gas metan di TPA Kawatuna merupakan langkah positif yang perlu terus didorong dan dikembangkan. Selain mendukung pengendalian emisi, program ini juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Dr. Azri Rasul.

Kepala DLH Kota Palu Mohamad Arif menyampaikan bahwa dukungan dan sinergi dengan Pusdal LH Suma serta perguruan tinggi sangat penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di daerah. Kunjungan lapangan ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan program pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran di Kota Palu.

Melalui rangkaian kegiatan koordinasi dan kunjungan lapangan ini, Pusdal LH Suma berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dan berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah

