Manado, Bidang Wilayah I Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku menyelenggarakan Aksi Bersih Pantai Karangria di Kelurahan Karangria, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, pada Kamis (11/12). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan ekosistem pesisir serta meningkatkan edukasi publik mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Aksi bersih ini turut melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara, DLH Kota Manado, Pemerintah Kelurahan Karangria, dan Kecamatan Tuminting. Hadir pula Duta Lingkungan, komunitas peduli lingkungan seperti BSI Tuminting dan Bank Sampah Go Green bersama warga masyarakat. Hasil signifikan dicapai dalam aksi ini, Dengan total sampah yang terkumpul mencapai 348 kg, dengan rincian 193 kg sampah nonorganik dan 155 kg sampah residu.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado saat membuka acara, menekankan bahwa kepedulian lingkungan harus dimulai dari sumbernya.
“Dengan adanya aksi bersih ini, kita diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, mengedukasi diri sendiri, dan mengajak masyarakat sekitar agar menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari, terutama melalui kebiasaan pemilahan sampah,” tutur Denny Sangkaeng, SE., MM.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Wilayah I Pusdal LH Sulawesi Maluku- KLH menegaskan urgensi pengurangan sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Pengurangan sampah harus kita lakukan mulai saat ini. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tegasnya.
“Pihaknya menyambut baik perhelatan aksi bersih ini dan berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi terwujudnya pesisir yang bersih dan lestari di Sulawesi Utara,” kunci Andi Samra Salam.


