Kolaborasi Pusdal LH SUMA dan Kelurahan Berua Sukses Gelar Aksi Bersih Nasional Indonesia Asri di Telkomas Makassar

Makassar – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan kegiatan korve atau aksi bersih lingkungan, Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH SUMA) melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Nasional Indonesia ASRI di kawasan Telkomas, Kelurahan Berua, Kota Makassar, Jumat (13/03/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang diinstruksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup. Gerakan ini mengajak seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan korve di berbagai wilayah.

 

Aksi bersih lingkungan ini difokuskan pada kegiatan pembersihan sampah di area fasilitas umum, khususnya di sekitar Masjid Jami’ Perumahan Telkomas, Kelurahan Berua. Para peserta melakukan pengumpulan, pemilahan, dan pengangkutan sampah yang terdapat di lingkungan sekitar guna mengurangi pencemaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perubahan perilaku dalam mengelola sampah. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, masih terdapat sekitar 20 persen sampah yang belum terkelola dengan baik di lingkungan masyarakat. Melalui aksi bersih ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan staf dari Pusdal LH SUMA serta pemerintah setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag TU Pusdal LH SUMA, Rina Triany, S.E., M.A.P., beserta seluruh stafnya. Turut hadir pula Kabidwil III Suwardi, S.T.P., M.Si., bersama seluruh jajaran Bidang Wilayah III. Turut berpartisipasi beberapa staf dari Bidwil I dan II.

Dari pihak kelurahan Berua:

Lurah Berua, Andi Suriyanti, S.E., M.Si. di dampingi Seklur kelurahan Berua Mutmainnah Taibi, S.A.P., serta Kasiber Andi Arfan S.T., dan Pengawas kebersihan Suldin. Hadir pula beberapa Satgas dari kelurahan berua, serta RW/RT setempat. Turut berpartisipasi beberapa pengurus masjid Jam’I serta masyarakat.

Partisipasi berbagai pihak ini menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

 

Kegiatan Aksi Bersih Nasional Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan pada Jumat pagi, pukul 07.30 hingga 08.30 WITA, bertempat di Area Masjid Jami’ Perumahan Telkomas, Kelurahan Berua, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa area fasilitas umum seperti masjid dan lingkungan permukiman merupakan ruang publik yang sering digunakan masyarakat sehingga perlu dijaga kebersihannya secara bersama.

 

Kasubbag TU, Rina Triany mengatakan sebagaimana arahan Menteri Lingkungan Hidup untuk melakukan Korve setiap hari sekitar wilayah kerja, aksi korve ini dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Mari kita bersama-sama melaksanakan aksi bersih ini untuk menjadilan lingkungan kita menjadi bersih dan asri, sehingga persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” ujar Rina Triany di sela-sela kegiatan.

Dengan adanya gerakan nasional ini, diharapkan tercipta budaya baru di masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu mengelola sampah secara berkelanjutan.

 

Aksi bersih yang berlangsung selama satu jam tersebut melibatkan sekitar 127 peserta yang terdiri dari pegawai Pusdal LH SUMA, aparatur kelurahan, satgas kebersihan, serta RT, RW dan masyarakat setempat.

Dari kegiatan tersebut, peserta berhasil mengumpulkan 58 kantong sampah dengan total berat mencapai 1,585 ton. Sampah yang terkumpul terdiri dari 1,385 ton sampah organik dan 200 kilogram sampah anorganik.

 

Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah sesuai jenisnya untuk memudahkan proses pengelolaan lebih lanjut. Sampah organik direncanakan untuk diolah atau diproses secara ramah lingkungan, sementara sampah anorganik akan dikelola melalui mekanisme daur ulang atau di bawa ke Bank sampah setempat untuk timbang kemudian dihitung nilai ekonomisnya.

Melalui kegiatan Aksi Bersih Nasional Gerakan Indonesia ASRI ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan asri di Kota Makassar serta wilayah lainnya di Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *