Makassar – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan kegiatan korve atau aksi bersih lingkungan, Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH SUMA) melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Nasional Indonesia ASRI di kawasan Mesjid Babussalam BPS, Kelurahan Sudiang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang diinstruksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup. Gerakan ini mengajak seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan korve di berbagai wilayah.

Aksi bersih lingkungan ini difokuskan pada kegiatan pembersihan sampah di area fasilitas umum, khususnya di sekitar Masjid Babussalam Perumahan BPS, Kelurahan Sudiang. Para peserta melakukan pengumpulan, pemilahan, dan pengangkutan sampah yang terdapat di lingkungan sekitar guna mengurangi pencemaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perubahan perilaku dalam mengelola sampah. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, masih terdapat sekitar 20 persen sampah yang belum terkelola dengan baik di lingkungan masyarakat. Melalui aksi bersih ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jaga Lingkungan
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan staf dari Pusdal LH SUMA serta pemerintah setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag T.U Pusdal LH SUMA, Rina Triany, S.E., M.A.P., beserta seluruh stafnya. Turut hadir pula Kabidwil III Suwardi, S.T.P., M.Si., bersama seluruh jajaran Bidang Wilayah III. Turut berpartisipasi Kabidwil I, A. Samra Slam, S.E., M.Si., beserta seluruh jajarannya.

Dari pihak Kelurahan Sudiang hadir Lurah Sudiang, Ario Ahmad Fauzi, S.STP., didampingi Kasiber Ratih, dan Pengawas Kebersihan Ilham Husni. Hadir pula beberapa Satgas dari Kelurahan Sudiang, serta RW, RT setempat. Turut berpartisipasi beberapa pengurus Masjid Babussalam dan beberapa warga setempat.

Partisipasi berbagai pihak ini menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kasubag Rina Triany mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan yang harus disertai dengan kesadaran masyarakat, khususnya warga yang tinggal di Perumahan BPS, untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.
“Meskipun Hari Raya Idul Fitri sudah dekat, tetapi semangat kita tetap tinggi untuk melaksanakan aksi bersih meskipun cuaca agak cerah,” ujar Rina Triany di sela-sela kegiatan.

Kegiatan Aksi Bersih Nasional Indonesia ASRI dilaksanakan pada Jumat pagi pukul 07.30 hingga 08.30 WITA, bertempat di area Masjid Babussalam yang ada di Perumahan Bumi Permai Sudiang (BPS), Kelurahan Sudiang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa area fasilitas umum seperti masjid dan lingkungan permukiman merupakan ruang publik yang sering digunakan masyarakat sehingga perlu dijaga kebersihannya secara bersama.

Dengan adanya gerakan nasional ini, diharapkan tercipta budaya baru di masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu mengelola sampah secara berkelanjutan.
Hasil Aksi Bersih: 751 Kg Sampah Berhasil Dikumpulkan
Aksi bersih yang berlangsung selama satu jam tersebut melibatkan sekitar 131 peserta yang terdiri dari pegawai Pusdal LH SUMA, aparatur kelurahan, satgas kebersihan, serta RT, RW dan masyarakat setempat.

Dari kegiatan tersebut, peserta berhasil mengumpulkan 66 kantong sampah dengan total berat mencapai 751 kg. Sampah yang terkumpul terdiri dari 553 kilogram sampah organik dan 198 kilogram sampah anorganik.

Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah sesuai jenisnya untuk memudahkan proses pengelolaan lebih lanjut. Sampah organik direncanakan untuk diolah atau diproses secara ramah lingkungan, sementara sampah anorganik akan dikelola melalui mekanisme daur ulang atau dibawa ke bank sampah setempat untuk ditimbang dan dihitung nilai ekonomisnya.
Melalui kegiatan Aksi Bersih Nasional Indonesia ASRI ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan asri.


