Siap Jadi Percontohan, Kapusdal LH dan Wakil Wali Kota Palu Bahas Penguatan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Palu — Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat sinergi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hal tersebut tercermin dalam pertemuan koordinasi antara Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Kapusdal LH Suma), Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., dengan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., yang berlangsung di Kota Palu. Pertemuan ini membahas penguatan pengelolaan lingkungan hidup serta kesiapan Kota Palu untuk menjadi percontohan dalam implementasi program lingkungan yang berkelanjutan.

 

Pertemuan koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Wilayah I Pusdal LH Suma, Andi Samra Salam, S.E., M.Si., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Mohammad Arif, S.STP., M.Si. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola lingkungan hidup yang terpadu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

 

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menurutnya, berbagai tantangan lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan, membutuhkan dukungan dan sinergi lintas sektor agar dapat ditangani secara efektif dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Palu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah pusat, termasuk Pusdal LH Suma, untuk memperkuat pengelolaan lingkungan hidup. Kami siap mendukung dan mengembangkan program-program lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota Palu.

Sementara itu, Kapusdal LH Suma Dr. Azri Rasul menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan kebijakan dan program lingkungan hidup dapat diimplementasikan secara optimal di daerah. Ia menyampaikan bahwa Kota Palu memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan pengelolaan lingkungan hidup, khususnya dalam pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, serta upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Kota Palu memiliki komitmen dan potensi yang baik dalam pengelolaan lingkungan hidup. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, kami melihat Palu siap menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ungkap Dr. Azri Rasul.

Dalam pembahasan tersebut, Kapusdal LH Suma juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) serta peningkatan kinerja Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pengelolaan sampah yang efektif dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

 

Kepala Bidang Wilayah I Pusdal LH Suma, Andi Samra Salam, menyampaikan bahwa Pusdal LH Suma siap memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada Pemerintah Kota Palu dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan lingkungan hidup. Dukungan tersebut meliputi penyediaan data dan informasi lingkungan, penguatan sistem pemantauan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami mendorong agar pengelolaan lingkungan di daerah dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data. Dengan pendekatan tersebut, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata,” jelas Andi Samra Salam.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Mohammad Arif, memaparkan berbagai program dan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu dalam bidang lingkungan hidup. Ia menjelaskan bahwa DLH Kota Palu terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, serta edukasi dan pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

 

Menurut Mohammad Arif, dukungan dari Pusdal LH Suma menjadi sangat penting dalam memperkuat implementasi program lingkungan di daerah.

“Sinergi dengan Pusdal LH Suma memberikan nilai tambah bagi kami, terutama dalam hal penguatan teknis, kebijakan, dan pengembangan inovasi pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

 

Pertemuan koordinasi ini juga membahas pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup. Kapusdal LH Suma menekankan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga oleh tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, penguatan edukasi dan komunikasi lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

 

Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan inovasi lingkungan, termasuk pemanfaatan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan yang dapat diterapkan di Kota Palu. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan kualitas lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Melalui pertemuan ini, Pusdal LH Suma dan Pemerintah Kota Palu sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam rangka mendukung implementasi program lingkungan hidup secara berkelanjutan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menjadikan Kota Palu sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan Sulawesi dan Maluku.

 

Pertemuan koordinasi ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan hidup yang terpadu, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, Kota Palu diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan lingkungan hidup di tingkat regional maupun nasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *