Makassar, Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan instruksi Menteri Lingkungan Hidup (KLH), Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) menggelar kegiatan Bersih Lingkungan di kawasan BTP Blok AC, Poros SMK Laniang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin pagi (13/04/2026) pukul 07.30 hingga 09.00 Wita, sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aksi Sehat Resik Indah).
Aksi bersih lingkungan ini berfokus pada pembersihan sampah yang menumpuk di lingkungan sekitar fasilitas umum dan area publik. Peserta melakukan korve (kerja bakti) secara gotong royong, mengumpulkan sampah organik dan anorganik yang berserakan di pinggir jalan, saluran air, dan trotoar.
Kegiatan ini menekankan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, sekaligus sebagai wujud tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga. Selain membersihkan sampah, peserta juga membagikan edukasi singkat tentang pentingnya 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mencegah penumpukan sampah di masa depan.

Mewakili Kapusdal LH SUMA – KLH/BPLH Dr Azri Rasul SKM., M.Si. M.H., aksi ini dipimpin langsung oleh Kasubbag Tata Usaha Pusdal LH Suma, Rina Triany M., S.E., M.A.P., bersama seluruh stafnya. Turut hadir seluruh staf dari Kabidwil II Pusdal LH Suma.
Dari pihak pemerintah daerah, hadir Lurah Katimbang, Muhammad Syarif, S.E., M,Si., didampingi Kasiber (Kepala Seksi Kebersihan), Humaya Fatwar S.E., pengawas kebersihan dari Kelurahan Katimbang, Rizal, serta beberapa anggota Satgas Kebersihan.

Total peserta mencapai sekitar 71 orang, termasuk staf Pusdal LH Suma serta aparatur kelurahan, Sampah berhasil dikumpulkan sebanyak 38 kantong sampah dengan total jumlah 382 Kg.
Keberadaan sampah di sini tidak hanya mengganggu estetika, tapi juga berpotensi menyumbat drainase dan menjadi sarang penyakit.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya volume sampah di lingkungan publik Makassar, khususnya di Biringkanaya. Arahan Bapak Presiden dan instruksi Menteri LH melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI menjadi pendorong utama, dengan tujuan membangun budaya disiplin lingkungan.

Pusdal LH Suma, sebagai lembaga pengendalian lingkungan di wilayah Sulawesi dan Maluku, merespons dengan aksi nyata untuk mengurangi pencemaran dan mendorong partisipasi lintas sektor.
Rina Triany mengatakan hari ini kita akan kembali melaksanakan Korve aksi bersih lingkungan dengan harapan kebersihan tetap terjaga dikota Makasaar.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan korve ini, diharapkan warga Katimbang lebih sadar membuang sampah pada tempatnya,” ujar Rina Triany saat membuka kegiatan.

Pembukaan dilakukan dengan apel singkat dipimpin Rina Triany, diikuti pembagian kelompok tugas: satu tim membersihkan jalan raya, tim lain fokus saluran air, dan tim edukasi membagikan kantong sampah serta leaflet.
Alat yang digunakan meliputi sapu, pengki, kantongan sampah, sarung tangan, dan truk pengangkut sampah operasional dari Kecamatan Biringkananyya. Sampah yang terkumpul langsung dibawa ke tempat pengolahan terdekat. Kegiatan berjalan khidmat dan penuh semangat
Muhammad Syarif, S.E., M,Si. menambahkan, “Kolaborasi dengan Pusdal LH Suma sangat penting. Ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi juga pembentukan karakter cinta lingkungan.”

Lurah Muhammad Syarif juga berjanji akan memperkuat patroli Satgas Kebersihan untuk menjaga kebersihan berkelanjutan.
Pusdal LH Suma berencana mengadakan serupa di lokasi lain dalam waktu dekat, sejalan dengan target Gerakan Indonesia ASRI.
Dengan demikian, Makassar diharapkan semakin bersih dan asri, mendukung visi Indonesia Maju yang berkelanjutan.

