Pusdal LH Sulawesi Maluku-KLH Apresiasi Program “Gowa Annangkasi”: Transformasi Pengelolaan Sampah

Gowa, Persoalan sampah bukan sekadar soal membuang limbah, melainkan tentang cara kita menjaga martabat daerah dan menjamin kesehatan bagi generasi mendatang. Semangat inilah yang melandasi pertemuan bertajuk “Ekspose Penanganan TPA Pa’bentengang” yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Sabtu (27/12).

 

Sentuhan Hati di Balik Kebijakan “Gowa Annangkasi” (Gowa Bersih)

Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M., menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus tegas. Didampingi Sekretaris Daerah, H. Andy Azis Peter. Menurutnya jika masalah fundamental seperti sampah tidak segera dituntaskan secara internal, masyarakat akan menilai kerja nyata kita.

“Saya berharap di masa pemerintahan ini, masalah sampah dapat selesai melalui kolaborasi yang tulus dan sinergi yang kuat,” ujar Bupati Gowa dengan optimis.

Ia menekankan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif—bukan hanya beban satu dinas, melainkan tugas seluruh OPD untuk bergerak taktis di lapangan.

 

Melalui kepemimpinan Bupati Gowa Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Gowa Ir. H. Darmawangsyah Muin, S.T. M.Si., lahir salah satu program unggulan “Gowa Annangkasi” (Gowa Bersih), salah satu program prioritas melalui gerakan gotong royong bersih rumah ibadah dan lingkungan. Program ini bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari visi besar “Gowa Bersama” (Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman).

Langkah-langkah konkret mulai digalakkan, di antaranya:

  • Budaya Baru: Mendorong masyarakat membawa tumbler dan kantong belanja guna ulang.
  • Pemberdayaan: Mengaktifkan Bank Sampah untuk mengubah limbah menjadi nilai ekonomi.
  • Gotong Royong: Aksi bersih-bersih rumah ibadah, lingkungan kerja, dan sekolah secara rutin.

 

Transformasi TPA: Atasi Masalah Menjadi Solusi

Dukungan penuh datang dari Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku-KLH/BPLH, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di hilir harus berubah total.

Pihaknya hadir memberikan pembinaan dan pendampingan sebagai langkah konkret Pemerintah Pusat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan  pengelolaan Lingkungan Hidup terutama pada sektor persampahan dan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pa’bentengang di Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa dengan luas lahan sekitar 10 Ha dan luas landfill, yakni: 3,6 Ha. TPA Pa’bentengang yang memiliki luas lahan kini diarahkan untuk meninggalkan sistem pembuangan terbuka (open dumping).

 

“Kita bertransformasi ke sistem ‘control landfill/sanitary landfill’, fokusnya bukan lagi sekadar menumpuk sampah, tapi mengelola tinbulan sampah berikut gas metannya agar tidak merusak atmosfer dan memastikan air lindi diolah lewat IPAL yang layak agar sesuai regulasi yang ditetapkan,” jelas Kapusdal LH SUMA, Dr. Azri Rasul didampingi Kepala Bidang Wilayah II Arnianah Alwi, S.Si., M.Si.

Harapan Baru Pengelolaan Lingkungan

Pertemuan yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Azhari Azis, A.P., M.M. ini menjadi titik balik penting. Fokus Gowa ke depan tidak hanya pada pembenahan fisik infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek edukasi. Mengajak setiap warga untuk mulai memilah sampah dari dapur mereka sendiri.

 

Dengan komitmen Kepala Daerah dan jajaran OPD yang kuat dan semangat gotong royong warga masyarakat Kab Gowa, harapan baru kini membentang: menuju wajah Kabupaten Gowa yang lebih asri, sehat, dan membanggakan bagi setiap warga masyarakat Kabupaten Gowa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *