Pusdal LH Sulawesi Maluku-KLH/BPLH Bersama PPSDM LH Petakan Indeks Produktivitas Pegawai

Makassar, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku-KLH/BPLH bersama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia LH-KLH/BPLH menggelar kegiatan survei pengukuran Indeks Produktivitas Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM).

 

Kegiatan yang berlangsung di ruang Bangun Praja (BP) Kantor Pusdal LH SUMA, Jalan Perintis Kemerdekaan KM.17, Makassar, berfokus pada survei pengukuran kemampuan dalam menentukan arah kebijakan.

 

Rina Triany S.E, M.A.P, Kepala Subbag Tata Usaha yang mewakili Kepala Pusat Pengendalian LH Sulawesi Maluku-KLH/BPLH menuturkan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk pengisian Kuesioner Indeks Produktivitas Daya Saing SDM.

“Kita ketahui, bahwa Indeks Produktivitas Daya Saing SDM adalah suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur dan memberikan gambaran kondusif, presisi, target, produktivitas hingga kemampuan SDM di dalam organisasi. Sehingga, hal ini sebagai acuan data indeks produktivitas sebagai bahan pertimbangan oleh Bapak Menteri LH/Kepala BPLH,” jelas Rina Triany.

Pengisian Data Survei sebagai Tonggak Fondasi Data Akurat

Senada hal tersebut, Supriadi S.M., Penelaah Tekhnis Kebijakan dari perwakilan Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia LH mengungkapkan bahwa sesuai arahan Bapak Menteri LH melalui Ibu Kepala BPSDM LH-KLH/BPLH ingin mengetahui sejauh mana tingkat produktivitas daya saing di institusi kita. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemetaan pegawai di wilayah kerja Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH.

 

Dalam sesi pengisian kuesioner, Supriadi menekankan pentingnya kejujuran, bahkan menyebutnya sebagai “pertanyaan dari hati.”

“Di dalam survei ini dibutuhkan kejujuran karena ini merupakan pertanyaan dari hati, apakah memang sesuai dengan bidang yang telah kita kerjakan,” ujar Adi, sapaan akrabnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Samsang Syamsir,.S.S., M.M., perwakilan dari kantor Lembaga Peneliti Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Ia menegaskan bahwa kejujuran dari para responden sangat dibutuhkan karena data ini merupakan Basis Penyusunan Indeks.”Kedepannya, tentu hal tersebut sangat penting sebagai berkontribusi dalam menentukan kebijakan yang tepat, dalam rangka pengembangan SDM,” tambahnya.

Survei ini dilaksanakan dalam dua sesi pendalaman, yaitu untuk kategori Struktural dan Pelaksana serta 12 Fungsional, dengan menjamin kerahasiaan data baik nama maupun NIP responden. Sehingga target pelaksanaan pertemuan ini adalah untuk mengukur sejauh mana pengembangan SDM di lingkup KLH/BPLH.

 

Kedepannya diharapkan langkah ini memiliki arah pengembangan yang jelas selaras dengan visi misi organsisi dalam menjalankan mandat dari Bapak Menteri LH/Kepala BPLH.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *