Kepala Biro PKLN KLHK, Dida Migfa Ridha bersama Koordinator UPT Satker LHK SulSel, Darhamsyah serta Widyaswara Utama Pusat Diklat SDM KLHK, Abdul Hakim mendampingi kunjungan kerja dari Delegasi Kementerian Kerjasama dan Pembangunan (BMZ) Republik Federal Jerman.

Rombongan delegasi yang dipimpin delegasi Mrs. Baeber Koefler bersama tim dan Oliver Hoppe dari Kedutaan Jerman berkesempatan mengunjungi SMKKN Makassar dan BPLHK Makassar pada Senin (23 Oktober 2023).
Dalam kunjungan tersebut rombongan delegasi Jerman disambut dengan pengalungan kain adat serta penampilan marching band dan tarian adat oleh siswa-siswi di pelataran SMKKN Makassar.

Dalam sambutannya, Kepala Biro PKLN menyambut dan mengapresiasi kunjungan kerja dari Delegasi Kementerian Kerjasama dan Pembangunan (BMZ) Republik Federal Jerman.
Sementara itu,
Baeber Koefler menjelaskan bahwa Kami datang kesini untuk mendengarkan hal dalam melihat dan berbagi pengalaman bersama dengan rekan-rekan disini.

“Kami tahu bapak ibu disini telah banyak berinvestasi dan melakukan kegiatan,” ungkapnya.
“Menurut saya hutan itu bukan tentang pohon tetapi tentang masyarakat,” ungkap Baeber dihadapan audiens.
“Terimakasih telah menyediakan tempat dan sambutan yang sangat baik,” tuturnya didampingi rombongan delegasi Jerman serta seorang penerjemah.
Dikesempatan yang sama,
Muhammad Ilyas selaku Kepala SMKKN Makassar, menjelaskan bahwa SMK Kehutanan Negeri Makassar yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar ini, Dahulu bernama SKMA pada 1988, Kemudian ditutup pada 2003 dan dibuka kembali pada 2008.
“Kehadiran SMKKN Makassar ini sebab pimpinan melihat bahwa tenaga teknis menengah sangat dibutuhkan pada level middle di tengah masyarakat,” tutur Muh. Ilyas.
“Untuk SMK Kehutanan Negeri Makassar ini melayani 9 Provinsi atau kami melayani 1/5 dari wilayah regional di indonesia,” imbuhnya
“Sejak 15 tahun telah melukusian sekitar 1060 alumni SMK Kehutanan,” jelas Ilyas.
“Sarana prasarana juga kita usahakan lengkapi untuk kemajuan ilmu pengetahuan,” imbuhnya.
“Harapan kita sebagai pengelola diserap di dunia kehutanan, Tetapi banyak juga menjadi polisi hingga tentara,” ungkapnya.
Sementara itu Muhammad Arief Muhammadiyah, Selaku Plt. Kepala Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar menjelaskan bahwa BPLHK hadir dalam melaksanakan pendidikan dan partisipasi fasilitasi wilayah kompetensi LHK.

Dengan Infrstruktur yang dimiliki adalah 2 kampus diantaranya, 1 (satu) di BPLHK Makassar dan 1 (satu) di kampus Tabo-tabo Kab. Pangkep.
“Infrastruktur banyak yang belum maksimal seperti asrama yang rusak dan beberapa tak layak lagi digunakan,” imbuhnya.
Pada 2023 telah kami laksanakan pelatihan vokasi dan kerjasama, untuk kampus di Tabo- tabo Pangkep yang berjarak sekitar 69 km dari Makassar dengan luas sekitar 601,26 Ha.
Kehadiran Kampus Tabo-Tabo ini berguna sebagai pelatihan vokasi, tempat praktek hingga laborotaorium alam dan ecotourism.
“Serta diharapkan dukungan semua pihak untuk pengembangan modul atau module development and training based,” pungkasnya.
Senada Hal tersebut Abdul Hakim selaku Widyaswara Utama Pusat Diklat KLHK mengungkapkan akan pentingnya pengembangan pendidikan serta peran BP2SDM KLHK dalam peningkatan Sumber Daya Manusia di KLHK.

