Manado, Pantai Los Malalayang, salah satu ikon Kota Manado, kembali memancarkan pesonanya setelah menjadi pusat aksi bersih-bersih massal yang penuh semangat. Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup SUMA Wilayah I Manado, bersama dengan unsur pemerintah kota dan masyarakat, bersatu padu dalam sebuah kegiatan bersih lingkungan Jumat Bersih dengan tagline “Jumpa Jas” Jumat Pagi Jalan Angkat Sampah pada hari ini (31/10) di Pantai Los Malalayang, Kota Manado- Prov Sulawesi Utara
Aksi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata kepedulian bersama untuk menyelamatkan keindahan garis pantai dari tumpukan sampah yang berpotensi mencemari lautan dan mengganggu kenyamanan publik.
“Melihat warga dan berbagai instansi, mulai dari DLH Kota Manado hingga perwakilan kelurahan, bahu-membahu membersihkan pantai sungguh menghangatkan hati. Semangat ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab yang kita pikul bersama,” ujar Andi Samra Salam, S.E., M.Si. selaku Kepala Bidang Wilayah I Pusdal LH SUMA -KLH bersama jajaran DLH Kota Manado bersama warga masyarakat.

Total 4,2 Ton Sampah Dibersihkan dari Pantai
Kegiatan dimulai sejak pagi, diawali dengan apel dan pembagian area kerja, dengan fokus pada garis pantai dan sekitar saluran air yang menjadi jalur utama timbunan sampah menuju laut. Sampah yang dikumpulkan bervariasi.Mulai dari dedaunan kering hingga material an-organik yang dapat merusak ekosistem laut seperti plastik kemasan, botol, dan pecahan beling kaca hingga kain sisa spanduk.
Setelah kerja keras selama beberapa jam, tim akhirnya berhasil mengumpulkan sampah dengan total volume yang cukup fantaatis. Menyentuh angka lebih dari 4,2 Ton (4.288,1 kg). Seluruh material tersebut, yang didominasi oleh sampah organik (4.000 kg), selanjutnya diangkut, dipilah dan dikelola oleh DLH Kota Manado.

Komitmen Menjaga Manado yang Lestari
Aksi ini tidak hanya berbuah pada pantai yang kini tampak lebih bersih dan rapi, tetapi juga memperkuat ikatan antara Pusdal LH SUMA dengan pemerintah dan masyarakat setempat. Pusdal LH SUMA Wilayah I Manado menegaskan komitmen untuk menjadikan aksi ini sebagai titik awal kesadaran kolektif.
“Area pantai kini bebas dari tumpukan material buangan. Kami berharap aksi ini dapat memicu kesadaran baru di masyarakat. Kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan, karena kelestarian lingkungan Manado adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” tutup Kabidwil I Pusdal LH SUMA-KLH Andi Samra Salam.


