Pusdal LH Sulawesi dan Maluku Tingkatkan Profesionalisme ASN Lewat Pembinaan Bersama Biro SDMO

Makassar, Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) menggelar kegiatan peningkatan kinerja dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam pelayanan publik, bekerja sama dengan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Selasa (05/05/2026).

 

Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. Bertempat di Kantor Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 17, Makassar, serta diikuti secara hybrid (luring dan daring).

Agenda ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor lingkungan hidup.

 

Kegiatan ini merupakan pembinaan kepegawaian yang difokuskan pada peningkatan kapasitas, produktivitas kerja, serta profesionalisme ASN di lingkup Pusdal LH Sulawesi dan Maluku. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang dialog antara pegawai dan Biro SDMO terkait dinamika kebijakan kepegawaian, termasuk mekanisme mutasi dan penataan organisasi.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Rina Triany, S.E., M.A.P. Turut hadir ditempat Kabidwil I, Andi Samra, S.E., M.Si., Kabidwil II, Arnianah Alwi, S.Si., M.Si., serta Kabidwil III, Suwardi, S.T.P., M.Si. yang mengikuti secara daring melalui Zoom.

 

Hadir pula Kepala Penegakan Hukum Wilayah Sulawesi, Ihsan, S.P., bersama Kasubag TU Raden Roro Roeri Triana, S.Sos., serta seluruh pejabat fungsional, pelaksana, dan tenaga kontrak.

Sebagai narasumber utama, Kepala Biro SDMO, Ari Sugasri, S.H., M.HP., memberikan pemaparan terkait kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di tengah perubahan struktur organisasi pemerintah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan kualitas SDM aparatur, khususnya di tengah proses restrukturisasi organisasi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 183 Tahun 2024.

 

Perubahan ini menuntut ASN untuk lebih adaptif, profesional, dan produktif dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

 

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk memberikan kejelasan informasi terkait kebijakan kepegawaian, termasuk mutasi dan penataan jabatan, yang kerap menjadi perhatian ASN.

 

Kegiatan berlangsung dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab antara pegawai dengan Kepala Biro SDMO. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait mekanisme mutasi, pengembangan karier, serta penyesuaian peran dalam struktur organisasi baru.

 

Dalam sambutannya, Kepala Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, Dr. Azri Rasul, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci utama keberhasilan organisasi.

“Kita tidak hanya dituntut bekerja, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan kebijakan dan struktur organisasi. Profesionalisme ASN menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, khususnya di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa momentum pembinaan ini harus dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran bersama.

“Saya berharap seluruh pegawai dapat memahami arah kebijakan SDM ke depan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terkait mutasi maupun penempatan jabatan. Transparansi dan komunikasi menjadi kunci,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Biro SDMO, Ari Sugasri, menjelaskan bahwa restrukturisasi organisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas birokrasi.

“Penataan SDM bukan sekadar mutasi, tetapi bagian dari strategi besar untuk memastikan organisasi berjalan lebih efisien dan adaptif. ASN harus siap ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap kebijakan kepegawaian dilakukan secara objektif dan berbasis kompetensi.

“Kami memastikan bahwa proses mutasi dan penempatan dilakukan secara profesional, mempertimbangkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi,” tambah Ari.

 

Kabidwil I, Andi Samra, turut memberikan pandangannya terkait pentingnya kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan.

“Perubahan struktur organisasi harus kita sikapi sebagai peluang untuk berkembang. ASN dituntut tidak hanya bekerja rutin, tetapi juga inovatif dan responsif terhadap tantangan lingkungan hidup yang semakin kompleks,” ujarnya.

Menambahkan hal tersebut, Kabidwil III, Suwardi yang mengikuti kegiatan secara daring turut menyampaikan kondisi dan kebutuhan penataan SDM di lingkup bidang wilayah.

“Jumlah staf saat ini telah mencapai 17 orang, sementara kapasitas ruang kerja masih terbatas. Selain itu, terdapat usulan tambahan pegawai dari beberapa instansi serta dua pegawai yang masih berada di Makassar karena alasan kesehatan meskipun terdaftar di Bidang Wilayah III. Kami juga memerlukan kejelasan terkait pengembangan karier ASN, khususnya batas usia jabatan fungsional ke jenjang Madya serta mekanisme peralihan antara jabatan fungsional dan struktural,” ungkapnya.

 

Dari sisi administrasi, Kasubag TU Pusdal LH Suma, Rina Triany, menekankan pentingnya tertib administrasi dan peningkatan disiplin kerja.

“Profesionalisme tidak hanya terlihat dari kinerja lapangan, tetapi juga dari ketertiban administrasi dan kedisiplinan. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Penegakan Hukum Wilayah Sulawesi, Ihsan, menyoroti keterkaitan antara kualitas SDM dengan efektivitas penegakan hukum lingkungan.

“Penegakan hukum lingkungan membutuhkan SDM yang kompeten dan berintegritas. Dengan adanya pembinaan seperti ini, kita berharap kapasitas aparatur semakin meningkat sehingga penanganan kasus lingkungan dapat dilakukan secara optimal,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarunit kerja di lingkungan Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, sekaligus meningkatkan kesiapan ASN dalam menghadapi dinamika kebijakan nasional.

 

Melalui pembinaan ini, Pusdal LH Suma menegaskan komitmennya untuk terus mendorong profesionalisme aparatur sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola lingkungan hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *