Sinergi Pusdal LH Suma dan PT GMTD: 375 Kg Sampah Plastik Diangkut dari Pantai Akkarena

MAKASSAR — Dalam rangka menekan angka timbulan sampah plastik di wilayah pesisir, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) berkolaborasi dengan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk menggelar aksi bertajuk “Gerakan Nasional Indonesia Asri”. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Pantai Akkarena, Tanjung Bunga, Makassar, pada Kamis (30/4/2026).

Aksi bersih lingkungan ini diikuti oleh sedikitnya 105 partisipan yang terdiri dari jajaran struktural, fungsional, serta tenaga kontrak Pusdal LH Suma. Turut hadir mewakili Kepala Pusar Pengendalian Lingkungan Hidup – KLH/BPLH, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., Kasubbag Tata Usaha Pusdal LH Suma, Rina Triany Muchsin, S.E., M.A.P.; perwakilan Kabidwil II; serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusdal LH yang dipimpin oleh Ketua DWP drg. Sukreni Abdullah, M.Kes. Dari pihak mitra, hadir pimpinan PT GMTD, Eldo T. Sinurat, didampingi Corporate Communication Manager, Anggraini.

Komitmen Pelestarian Lingkungan Pesisir

Dimulai sejak pukul 06.30 WITA, para peserta menyisir bibir pantai dan membagi tim ke dalam beberapa kelompok guna memastikan efektivitas pembersihan. Hasilnya, sebanyak 31 kantong sampah anorganik dengan berat total mencapai 375 kilogram berhasil dikumpulkan.

Kasubag Tata Usaha Pusdal LH Suma, Rina Triany, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons nyata terhadap kerentanan wilayah pesisir terhadap pencemaran.

“Kami berharap Gerakan Nasional Indonesia Asri tidak berhenti di sini, melainkan berlanjut secara konsisten, bahkan diperkuat dengan kolaborasi dalam bentuk kampanye edukasi,” ujar Rina.

Senada dengan hal tersebut, Eldo T. Sinurat menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif untuk melindungi bumi. Ia memandang kolaborasi antara sektor privat dan instansi pemerintah sebagai “tonggak bersejarah” dalam membangun budaya hidup bersih.

Inovasi Pengelolaan Sampah Lokal

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Lurah Tanjung Merdeka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif kolaboratif ini. Ia berharap aksi tersebut meningkatkan kesadaran warga sekitar dalam menjaga ekosistem pantai.

Sebagai langkah konkret jangka panjang, pihak kelurahan menginformasikan bahwa saat ini telah tersedia fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).

“Alhamdulillah, kami sudah membangun TPS 3R di Kelurahan Tanjung Merdeka. Harapannya, masyarakat mulai memilah sampah dari sumbernya sehingga beban sampah yang terbuang ke TPA dapat berkurang signifikan,” pungkasnya.

Melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri ini, Pantai Akkarena diharapkan menjadi simbol awal dari gerakan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *