Pusdal LH Suma Berkolaborasi Dengan Bupati Maros Gelar Aksi “Gerakan Nasional Indonesia Asri” (Korve) Batangase.

Makassar – Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma) bersama dengan Bupati Maros melaksanakan aksi “Gerakan Nasional Indonesia Asri” di Pasar Batangase, Maros (07/03/2026).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu pagi mulai pukul 07:00 – 08:00 WITA di Pasar Batangase, Mandai, tepatnya di Jalan Pasar Batangase, Maros. Pasar ini menjadi titik strategis karena sering menjadi pusat penumpukan sampah akibat aktivitas jual beli harian yang padat.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan secara massal, khususnya di area fasilitas umum seperti pasar tradisional. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Asri yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

 

Aksi Bersih Massal dan Ratusan Kilo Sampah Terkumpul

Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan berbagai aktivitas pembersihan seperti menyapu area pasar, mengumpulkan sampah, membersihkan saluran drainase, serta menata kembali lingkungan sekitar pasar agar lebih rapi dan tertata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Aksi ini diikuti oleh sekitar 185 peserta. Meskipun cuaca gerimis, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta aksi dalam melakukan aktivitasnya. Sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai total berat 530 kg, yang terdiri dari sampah organik seberat 203 kg dan sampah anorganik sebanyak 327 kg.

 

Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Tokoh Penting

Hadir langsung memimpin kegiatan, Kapusdal LH Suma, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H., didampingi Kasubag T.U. Rina Triany M., S.E., M.A.P., serta diikuti seluruh staf Pusdal LH Suma. Kehadiran ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung gerakan kebersihan lingkungan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Turut hadir pula Kepala Bidwil II, Arnianah Alwi, S.Si., M.Si., bersama seluruh jajarannya yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Dari unsur Pemerintah Kabupaten Maros, hadir langsung Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., Kepala Dinas LH Kabupaten Maros, Andi Irfan, S.STP., M.H., serta Lurah Bontoa M. Ilham Halim, S.IP., yang didampingi oleh kepala kebersihan dan pengawas kebersihan Kelurahan Bontoa.

Aksi ini juga didukung oleh partisipasi perwakilan TNI (Koramil) Wilayah Mandai, staf Kecamatan Mandai, perwakilan siswa SMP Negeri 5 Mandai, serta organisasi KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Mandai.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat melalui Pusdal LH Suma, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung gerakan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

 

Pesan Lingkungan Sesuai Arahan Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusdal LH Suma menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga merupakan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Kita bersama-sama dengan Pak Bupati Maros, dan semua yang hadir pada hari ini untuk mewujudkan arahan dari Bapak Presiden. Perhatikan masalah sampah, kalau bisa Korve kita lakukan di lingkungan kita, fokus kepada fasilitas umum, fasilitas sosial, atau media lingkungan seperti saluran terbuka, sungai, laut, dan sebagainya,” tegas Dr. Azri Rasul.

Sementara itu, Bupati Maros, Dr. Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dari Pusdal LH Suma dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pasar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi warga.

“Pagi ini sudah masuk 17 Ramadan, tetap semangat menjalankan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang kita cintai untuk melakukan Korve setiap hari. Musuh kita sekarang adalah sampah,” tegasnya.

Edukasi Berkelanjutan dan Komitmen Bersama

Kepala Dinas LH Maros menambahkan, melalui kegiatan Gerakan Nasional Indonesia Asri, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus meningkat dan menjadi budaya sehari-hari. Pengelolaan sampah yang baik dari sumbernya, terutama di fasilitas publik yang padat aktivitas seperti pasar, dinilai sangat krusial untuk mencegah pencemaran yang lebih luas.

“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maros akan terus mendorong edukasi bagi para pedagang dan pengunjung pasar agar tertib memilah sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan. Sinergi lintas sektor seperti yang diinisiasi oleh Pusdal LH Suma ini sangat kami butuhkan untuk mempercepat penanganan sampah,” ujar Andi Irfan.

Seluruh rangkaian aksi bersih-bersih di Pasar Batangase ini ditutup dengan pengangkutan sampah seberat 530 kg yang telah dipilah tersebut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menggunakan armada kebersihan setempat. Kolaborasi nyata antara Pusdal LH Suma, Pemkab Maros, jajaran TNI, pelajar, dan organisasi kepemudaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi pijakan awal bagi gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang bersih, sehat, dan asri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *