Korvei Aksi Bersih Gerakan Indonesia Asri Warnai HPSN 2026 di Pantai Bahari Polman: “Ramadhan Minim Sampah, Puasa Berkah, Bumi Terjaga”

Polewali Mandar, Minggu (01/03/2026) — Dalam rangka memperingati Bulan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Bidang Wilayah II Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku–KLH/BPLH menggelar Korvei Aksi Bersih Gerakan Indonesia Asri di Pantai Bahari, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan Minim Sampah: Puasa Berkah, Bumi Terjaga.”

 

Aksi diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku–KLH/BPLH, Dr. Azri Rasul, S.K.M., M.Si., M.H. Turut hadir Kepala Bidang Wilayah II Arnianah Alwi, S.Si., M.Si., beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat H. Zulkifli Manggazali, SE., M.Si., jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar, unsur TNI/POLRI, camat, lurah, RT/RW, komunitas lingkungan dan pencinta alam, para siswa sekolah, serta masyarakat. Total peserta yang terlibat mencapai kurang lebih 200 orang.

Tindak Lanjut Arahan Nasional dan Momentum HPSN 2026

Dalam sambutannya, Dr. Azri Rasul menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rakornas Tahun 2026 terkait pelaksanaan Korvei Aksi Bersih Gerakan Indonesia Asri, serta arahan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.

 

Ia juga mengingatkan bahwa Bulan HPSN diperingati untuk mengenang tragedi longsornya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Leuwigajah pada tahun 2005, yang menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah secara serius dan sistematis di Indonesia.

“Peringatan HPSN bukan sekadar seremoni. Ini adalah refleksi atas tragedi TPA Leuwigajah, agar kita tidak lagi memandang sampah sebagai urusan belakang rumah, tetapi sebagai persoalan bersama yang harus dikelola dari hulu hingga ke hilir,” tegasnya.

Dr. Azri menambahkan bahwa aksi bersih di Pantai Bahari ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

“Pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar semata, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika masyarakat memilah dari rumah, pelaku usaha mengurangi plastik sekali pakai, dan pemerintah memperkuat sistem pengolahan, maka persoalan sampah dapat kita kendalikan,” ujarnya.

Aksi Bersih dan Edukasi Publik

Usai apel, seluruh peserta bergerak melakukan aksi bersih di sepanjang kawasan Pantai Bahari. Dari kegiatan tersebut, berhasil dikumpulkan total 276 kilogram sampah, yang didominasi sampah plastik sekali pakai dan kemasan makanan. Sampah yang terkumpul langsung dipilah untuk memastikan pengelolaan lanjutan berjalan optimal, sejalan dengan semangat pengurangan dari sumber dan penguatan sistem daur ulang.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi lapangan, tetapi juga dirangkaikan dengan talkshow inspiratif bertajuk “Ramadhan Minim Sampah: Puasa Berkah, Bumi Terjaga.” Talkshow menghadirkan narasumber Dr. Azri Rasul, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat H. Zulkifli Manggazali, serta Sekretaris Pengurus Besar DDI Kabupaten Polewali Mandar Dr. H. Ridwan Hilal, S.Ag., M.M.

Diskusi dipandu oleh Pejabat Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Hidup Ahli Madya Pusdal LH Suma, Ellyyana Said, S.Pi., M.M., yang mengajak peserta memahami keterkaitan nilai spiritual Ramadhan dengan tanggung jawab menjaga kelestarian bumi.

 

Selain talkshow, suasana semakin semarak dengan kuis dan games edukatif bertema lingkungan yang melibatkan pelajar dan masyarakat. Kegiatan juga dimeriahkan bazar kuliner tradisional Mandar yang menghadirkan sajian khas daerah dengan semangat minim sampah.

 

Mewujudkan Ramadhan yang Berkah dan Ramah Lingkungan

Melalui rangkaian kegiatan ini, Gerakan Indonesia Asri di Pantai Bahari tidak hanya menjadi aksi bersih simbolik, tetapi momentum membangun budaya sadar sampah di tengah masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Semangat “Ramadhan Minim Sampah: Puasa Berkah, Bumi Terjaga” menjadi pesan kuat bahwa keberkahan ibadah tidak hanya diwujudkan dalam hubungan spiritual, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan. Dengan kolaborasi seluruh elemen, Polewali Mandar diharapkan dapat menjadi contoh daerah pesisir yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *