Kendari Targetkan Adipura 2026, Pemkot dan Pusdal LH Suma- KLH Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari resmi memulai langkah strategis untuk merebut penghargaan Adipura 2026. Bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku (Pusdal LH Suma), Pemkot menggelar Ekspose Penilaian Adipura Tahun 2026 dan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), Senin (16/3/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Kendari ini dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari. Acara ini menjadi momentum krusial untuk menyinergikan seluruh elemen kota dalam memperbaiki kualitas pengelolaan lingkungan hidup.

Sinergi Lintas Sektor Menjadi Kunci

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menekankan bahwa urusan lingkungan bukan sekadar tugas dinas terkait, melainkan tanggung jawab kolektif.

 

Keberhasilan pengelolaan lingkungan perkotaan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan institusi layanan publik.Tidak hanya jajaran pemerintahan, acara ini juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan garda depan pelayanan publik, di antaranya:

  • Para Kepala Sekolah.
  • Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas.
  • Kepala Pasar.
  • Direktur/Pengelola Pelabuhan di wilayah Kendari.

Parameter Penilaian Adipura 2026

Kepala Pusdal LH Wilayah Sulawesi dan Maluku menjelaskan bahwa Program Adipura kini merupakan instrumen yang jauh lebih kompleks. Penilaian tahun 2026 tidak hanya melihat kebersihan fisik jalan protokoler, tetapi mendalami sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

Indikator penilaian mencakup pengendalian pencemaran, luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga sejauh mana fasilitas publik seperti pasar dan pelabuhan mengelola dalam mengelola limbah. Transportasi dan fasilitas kesehatan seringkali menjadi variabel penentu dalam penilaian akhir.

Sosialisasi dan Diskusi Strategis

Selain ekspose data, kegiatan ini dirangkaikan dengan sosialisasi KIE untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Melalui diskusi interaktif, para peserta merumuskan berbagai masukan strategis terkait penguatan sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan komitmen yang diperkuat melalui pertemuan ini, Kota Kendari diharapkan tidak hanya siap menghadapi proses penilaian Adipura 2026, tetapi juga mampu mewujudkan standar kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *